Insomnia Severity Index (ISI) dibuat untuk skrining singkat adanya insomnia atau gangguan tidur. ISI memiliki 7 pertanyaan menggunakan skala likert yang mengukur masalah tidur dari responden meliputi beratnya gejala, kepuasan tidur, dampak terhadap aktifitas sehari-hari, respon orang lain terhadap keluhan responden dan efek insomnia secara keseluruhan. Kuisioner ini memiliki konsistensi internal Alpha 0,74.
Gejala Insomnia berdasarkan DSM-5 TR:
Kesulitan dalam memulai tidur, atau kesulitan dalam mempertahankan tidur, atau lebih awal terbangun dan tidak mampu kembali tidur.
Gejala mengganggu fungsi sehari-hari.
Kesulitan tidur terjadi minimal 3 malam per minggu.
Gejala insomnia terjadi minimal 3 bulan.
Gejala tetap terjadi walaupun memiliki banyak waktu untuk tidur.
Tidak ada gangguan tidur lainnya seperti sleep apnea, narkolepsi, dll.
Tidak ada efek penggunaan zat tertentu.
Tidak ada gangguan mental lainnya.
Referensi Jurnal:
Bastien, C. H., Vallieres, A., & Morin, C. M. (2001). Sleep Medicine, 2(4), 297-307
Morin, C. M., Belleville, G., Bélanger, L., & Ivers, H. (2011). Sleep, 34(5), 601-608
American Academy of Sleep Medicine (AASM). Clinical Practice Guidelines.
Petunjuk Pengisian
Jawablah semua pertanyaan sesuai dengan kondisi saat ini yang Anda alami atau rasakan.
Setiap jawaban yang dipilih akan secara otomatis dikalkulasikan skornya.
Semakin jujur dan sesuai dengan yang Anda alami, maka hasil tes ini akan semakin akurat.
Pastikan semua pertanyaan sudah terjawab. Jika sudah, klik tombol Cek Hasil Test di bagian bawah.