Gejala utama ADHD dibagi menjadi tiga: inatensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Gejala ini bisa muncul secara kombinasi atau salah satu lebih dominan.
Penyebab: Belum diketahui pasti, namun area korteks frontal (frontosubcortical pathways) dianggap bertanggung jawab. Faktor risiko meliputi genetik, lingkungan, kelahiran prematur, hingga trauma.
Penanganan: Prognosis umumnya baik jika didiagnosis cepat. Terapi meliputi obat-obatan (medikamentosa), terapi perilaku, dan edukasi keluarga. Alat ukur yang digunakan dalam tes ini mengacu pada Conners Abbreviated Rating Scale.
Referensi:
Sadock K. 2017. Synopsis Psychiatry